Minggu, 02 November 2014

Ragam Bahasa Indonesia



Ragam Bahasa Indonesia
Pengertian Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah variasi penggunaan bahasa yang pemakaianya berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan. 
1.  Ragam bahasa Lisan
Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan pelafalan. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.
2.  Ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.

Beberapa perbedaan ragam bahasa lisan maupun tulis:
•   Bahasa lisan didukung isyarat paralinguistik.
•   Bahasa tulis dapat menyimpan informasi tanpa bergantung pada ruang dan waktu.
•   Bahasa tulis dapat memindahkan bahasa dari bentuk oral ke bentuk visual, memungkinkan kata-kata lepas dari konteks aslinya.
•   Sintaksis bahasa lisan kurang terstruktur dibandingkan dengan sintaksis bahasa tulis.
•   Bahasa tulis banyak mengandung penanda metalingual yang menghubungkan antara frasa-klausa.
•   Struktur bahasa tulis umumnya subjek-predikat, bahasa lisan memiliki struktur ‘topik-sebutan’ (topic-comment) (Givon).
•   Bahasa lisan jarang menggunakan konstruksi pasif.
•   Bahasa lisan sering mengulangi bentuk sintaksis.
•   Bahasa lisan dapat diperhalus sambil terus berbicara.

Situasi Ragam Bahasa dalam Berbagai Macam Keadaan
a)  Ragam Baku adalah ragam bahasa yang oleh penuturnya dipandang sebagai ragam yang baik. Ragam ini biasa dipakai dalam kalangan terdidik, karya ilmiah, suasana resmi, atau dalam penulisan surat resmi.
b)  Ragam Cakapan (akrab) adalah ragam bahasa yang dipakai apabila pembicara menganggap kawan bicara sebagai sesama (sama usianya),  lebih muda, lebih rendah statusnya atau apabila topik pembicara bersifat tidak resmi.
c)  Ragam Hormat adalah ragam bahasa yang dipakai apabila lawan bicara orang yang dihormati, misalnya orang tua dan atasan.
d)         Ragam Kasar adalah ragam bahasa yang digunakan dalam pemakaian tidak resmi di kalangan orang yang saling mengenal, misalnya ketika berbicara dengan teman sebaya.
e)  Ragam Resmi adalah ragam bahasa yang dipakai dalam suasana resmi, misalnya pidato kepresidenan, wawancara, ketika membawakan berita dll.
f)  Ragam ilmiah adalah ragam bahasa yang digunakan dalam kegiatan ilmiah, misalnya ceramah, penulisan karya ilmiah dll.
g)  Ragam populer adalah ragam bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari dan dalam tulisan popular, misalnya singkatan bahasa yang sering digunakan ketika seseorang mengirimkan sms kepada temannya.
Ada dua perbedaan yang mencolok antara ragam bahas tulis dengan ragam bahasa lisan:
  1. Dari segi suasana peristiwa
Jika menggunakan bahasa tulisan tentu saja orang yang diajak berbahasa tidak ada dihadapan kita. Olehnya itu, bahasa yang digunakan perlu lebih jelas. Fungsi gramatikal, seperti subjek, predikat, objek, dan hubungan antara setiap fungsi itu harus nyata dan erat. Sedangkan dalam bahasa lisan, karena pembicara berhadapan langsung dengan pendengar, unsur (subjek-predikat-objek) kadangkala dapat diabaikan.
  1. Dari segi intonasi
Yang membedakan bahasa lisan dan tulisan adalah berkaitan dengan intonasi (panjang-pendek suara/tempo, tinggi-rendah suara/nada, keras-lembut suara/tekanan) yang sulit dilambangkan dalam ejaan dan tanda baca, serta tata tulis yang dimiliki.

Goeller (1980) mengemukakan bahwa ada tiga krakteristik bahasa tulisan yaitu Accuracy, Brevity, Clarity (ABC).
Accuracy (akurat) adalah segala informasi atau gagasan yang dituliskan dapat memberi keyakinan bagi pembaca bahwa hal tersebut masuk akal atau logis.
Brevity (ringkas) yang berarti gagasan tertulis yang disampaikan bersifat singkat karena tidak menggunakan kata yang mubazir dan berulang, seluruh kata yang digunakan dalam kalimat ada fungsinya.
Clarity (jelas) adalah tulisan itu mudah dipahami, alur pikirannya mudah diikuti oleh pembaca. Tidak menimbulkan salah tafsir bagi pembaca.

Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
·      Berbahasa Indonesia yang baik adalah berbahasa Indonesia yang sesuai dengan tempat terjadinya kontak berbahasa, sesuai dengan siapa lawan bicara, dan sesuai dengan topic pembicaraan. Bahasa Indonesia yang baik tidak selalu perlu beragam baku. Yang perlu diperhatikan dalam berbahasa Indonesia yang baik adalah pemanfaatan ragam yang tepat dan serasi menurut golongan penutur dan jenis pemakaian bahasa.
·      Adapun berbahasa Indonesia yang benar adalah berbahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam bahasa Indonesia.

Latihan EYD



Latihan EYD
1.   Pemakaian tanda baca yang benar terdapat pada kalimat....
A.Sahlan, mengucapkan terima kasih atas bantuan Putut.
B.Semua peserta yang tidak membawa kartu peserta, harus melaporkan diri kepada panitia.
C.F. Ratulangi tinggal di Jalan Mawar 5, Pati, Jawa Tengah.
D. Ia harus pulang sekarang, karena sakit.
E. Sahabat saya Amin tinggal di Manokwari.
2. Kesalahan penulisan huruf besar terdapat pada kalimat....
A. Ibu membeli pisang Ambon di pasar.
B. Bibiku sikapnya kebelanda-belandaan.
C. Pekerjaan itu dapat Anda lakukan setiap saat.
D. Kapal itu berlayar menyeberang Selat Sunda.
E. Apakah Saudara membaca harian Kompas?
3. Penulisan kata serapan yang betul terdapat pada kalimat....
A. Sikap obyektivitasnya sangat diperlukan di dalam menangani kasus ini.
B. Perlu dilakukan upaya kongkret untuk menangani krisis ini.
C. Diagnosa terhadap pasien selalu dilakukan dengan cermat.
D. Hal itu sudah dilakukan secara sistematis dalam makalahnya.
E. Perusahaan itu mengutamakan efektifitas kerja.
4.   Pemakaian huruf miring atau garis bawah dibenarkan, KECUALI untuk....
A. Nama orang atau nama instansi atau nama lembaga.
B. Menegaskan bagian kata,kata, atau kelompok kata.
C. Menuliskan ungkapan asing, kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.
D. Menuliskan kata nama-nama ilmiah.
E. Menuliskan nama buku dan majalah yang dikutip dalam karangan.
5.   Penulisan kata serapan yang tepat terdapat dalam kalimat....
A. Akomodasi selama di Jakarta ditanggung oleh panitia.
B. Mereka sedang mendiskripsikan terjadinya peristiwa.
C. Makanan itu menggunakan sakharin.
D. Tenaga yang dihasilkan diperoleh secara hidrolis.
E. Setiap pekerja mendapat kondite dari atasannya.
6.   Penulisan gabungan kata yang benar terdapat dalam kalimat....
A. Permasalahan tuna wisma itu harus segera ditangani.
B. Perkelahian antar pelajar sering terjadi di kota besar.
C. Pak Karim Hasan menjadi duta besar di Swedia.
D. Progran Keluarga Berencana menekankan terbentuknya catur warga.
E. Kegiatan ekstra kurikuler dapat meningkatkan potensi siswa.
7.   Penulisan huruf kapital yang betul terdapat dalam kalimat...
A. Semua saudaranya tinggal di Kampung, kecuali saudara Hamid.
B. Menurut statistik, bahasa daerah yang paling banyak pemakainya adalah Bahasa Jawa.
C. Anak itu memanggil ”Bu,Bu di mana Ibu?”.
D. Antara pulau Jawa dan pulau Madura terletak Selat Madura.
E. Tahun ini banyak orang kampung saya yang naik Haji.
8.   Penulisan yang benar terdapat pada kata berikut....
A. hakikat, izin, konkret
B. apotik, sistem, analisa
C. juang, metode, nasehat
D. khotbah, karir, kaidah
E. varietas, teoritis, rizki
9.   Kalimat yang menggunakan tanda baca yang benar adalah....
A. Studi ilmu sosial di luar negeri; tidak banyak berbeda dengan ekspor kayu dari Indonesia.
B. Dicari segera; Kepala Pabrik, Kepala Gudang, dan Kepala Administrasi.
C. Artikel tersebut terdapat dalam majalah GAUNG No. 123 tahun 1925: Hlm. 12 – 14.
D. Setelah memukul gong, Kepala Negara lalu bertepuk tangan.
E. Mata pelajaran Bahasa Indonesia dianggap sama sulitnya dengan mata pelajaran matematika dan fisika.
10. Kalimat yang mengandung kesalahan dalam penulisan huruf adalah....
A. Siapakah gubernur yang baru dilantik?
B. B. Kemarin Brigadir Jendral Abimanyu dilantik menjadi mayor jendral.
C. Dia baru saja diangkat menjadi sultan.
D. Gubernur Irian Jaya baru saja menghadap Presiden.
E. Surat Saudara sudah saya terima.
11. Pemakaian tanda baca yang betul terdapat pada kalimat-kalimat di bawah ini, KECUALI...
A. Perjalanan mereka memerlukan waktu 2. 35. 30 jam.
B. Surat biasa, surat kilat, ataupun, surat khusus memerlukan perangko.
C. Pasangan baru yang menempati rumah mewah itu memerlukan perabot rumah tangga seperti kursi, meja, dan almari.
D. Ayah menyelesaikan pekerjaannnya di kamar kerja; sedangkan saya dan adik mengerjakan tugas sekolah di ruang tamu.
E. Persamaan kedua proses ini ( perbedaannya dibicarakan di dalam Bab ke-II) perlu diungkapkan di bawah ini.
12. Penulisan kata bilangan yang benar terdapat pada kalimat....
A. 15 orang tewas dalam kecelakaan itu.
B. Kami memerlukan 10 ( sepuluh ) buah bus pegawai.
C. Untuk keperluan itu kami harus menyiapkan uang 1.000-an.
D. Dua ratus lima puluh orang tamu diundang dalam pertemuan itu.
E. Anna menonton drama itu sampai tiga kali.
13. Penulisan unsur serapan berikut benar, KECUALI ....
A. manajemen        B. standardisasi
C. frekuensi            D. ekuivalen
E. sistimatis
14. Penulisan gabungan kata berikut benar, KECUALI ....
A. tunawicara          B. non-aktif
C. swalayan            D. prasejarah
E. se-Indonesia
15. Bang Komar sering disebut pahlawan;
ia sendiri tidak tahu sebabnya.
Kata pahlawan pada kalimat di atas seharusnya....
A. dimulai dengan huruf kapital
B. diapit dua tanda petik
C. dalam tanda kurung
D. ditulis dengan huruf miring
E. digarisbawahi
16. Penulisan gabungan kata secara benar tampak dalam....
A. pertanggung jawaban     B. pascasarjana
C. tandatangan                   D. terimakasih
E. tanggungjawab
17. Huruf besar seharusnya dipakai pada kata atau frase yang dicetak miring dalam....
A. menjadi sebuah republik
B. beberapa badan hukum
C. kerja sama antara pemerintah dan rakyat
D. pengesahan rancangan undang-undang kepegawaian
E. menurut undang-undang yang berlaku
18. Penulisan yang tidak tepat terdapat dalam....
A. aklamasi            B. aeronautika
C. khromosom        D. fiksi E. apoteker
19. Penulisan kata berikut betul, KECUALI....
A. teoretis              B. kuitansi
C. jadual    D. kualitas         E. insaf
20. Penulisan kata-kata serapan berikut tidak sesuai dengan Pedoman EYD, KECUALI ....
A. ijin, fotokopi, konggres
B. daftar, hadir, diproklamirkan
C. daftar, hadir, diproklamasikan
D. jaman, kwalitet, import
E. componen, lasser, sekedar
21. Penulisan kata-kata berikut benar sesuai dengan EYD....
(1) anti karat
(2) pascapanen
(3) meng-Indonesiakan
(4) antarsiswa
22. Penggunaan tanda penghubung (-) yang tepat terdapat dalam kalimat....
(1) Ani menduduki peringkat ke-12.
(2) Bulan ini akan diadakan musyawarah gubernur se-Indonesia.
(3) Ia harus segera memperpanjang KTP-nya.
(4) Para siswa berkejar-kejaran di halaman.
23. Penulisan kata berpasangan di bawah ini yang mengikuti EYD adalah....
(1) aktivitas-produktivitas
(2) sintesa-diagnosa
(3) hipotesis-analisis
(4) kualitas-jadual
24. Penulisan kata serapan yang betul terdapat pada kalimat....
(1) Tim SAR berhasil mengevakuasi serpihan bangkai pesawat itu.
(2) Kami telah mengkonfirmasikan kepastian kedatangan mereka.
(3) Banyak klien yang sedang ditanganinya berasal dari mancanegara.
(4) Menteri soasial telah mengkoordinasi pengiriman bantuan ke Irja.
25. Kata bercetak miring dengan makna meluas terdapat dalam kalimat....
(1) Di manakah Bapak bekerja?
(2) Ibu guru mengajar anak-anak menyanyi.
(3) Kalau saudara mau, silahkan datang nanti sore.
(4) Saudara saya hanya seorang.
26. Penulisan unsur serapan yang bercetak miring pada kalimat-kalimat berikut benar, KECUALI....
A. Salinan STTB Anda harus dilegalisir agar sah.
B. Hak asasi manusia harus dijunjung tinggi.
C. Pasien yang datang itu berasal dari kalangan kurang mampu.
D. Reumatik neneknya akhir-akhir ini sering kambuh.
E. Hipotesis itu telah dapat dibuktikan kebenarannya.
27. Pola pembentukan kata nasionalis terdapat pula dalam....
A. aktris                  B. humanis
C. spesialis             D. organis         E. sadis
28. Dalam “Perawatan Gigi Anak Perlu Dilakukan Sedini Mungkin”, dokter itu menerangkan cara menggosok gigi yang benar. Bagian yang ditulis di antara tanda petik (“....”) dalam kalimat di atas merupakan....
A. judul buku           B. judul majalah
C. judul kutipan       D. judul artikel
E. judul diskusi
29. Penulisan sapaan yang benar menurut EYD terlihat pada penulisan kalimat....
A. “Tunggu sebentar, silakan duduk dulu, pak!”.
B. “O, jadi Aminah itu sepupu saudara?”.
C. “Apakah keterangan Bapak dapat saya jadikan pegangan?”.
D. “Luar biasa! Anak ibu memang cerdas”.
E. “Kalau adik belum percaya, adik dapat melihat sendiri daftar nama di sebalik kertas ini!”.
30. Penggunaan tanda koma yang tepat terdapat pada kalimat....
A. Dia lupa akan janjinya, karena sibuk.
B. Anak itu berpendapat, bahwa soal itu tidak penting.
C. Anak itu malas, sehingga tidak naik kelas.
D. Saya tidak akan datang, kalau hari hujan.
E. Saya ingin datang, tetapi hari hujan.
31. Kata-kata di bawah ini mengandung fonem serapan, KECUALI....
A. syarat     B. aktif
C. ijazah     D. akhlak           E. harmonis
32. Penggunaan huruf kapital pada kalimat-kalimat berikut ini benar, KECUALI....
A. Ia masih keturunan bangsawan yang bergelar Raden Mas.
B. Rumah saya berdekatan dengan rumah Haji Komar.
C. Rapat kerja itu dibuka oleh Gubernur Suryadi.
D. Anak muda itu ternyata adik Kopral Jono.
E. Saya pernah bertemu dengan Profesor Sumadi.
33. Penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada kalimat....
A. Dana-dana inpres seluruhnya berjumlah Rp 5,3 triliun.
B. Rancangan APBN 1994/1995 tahun pertama repelita VI disahkan pemerintah.
C. Makalah ini berjudul “Pembangunan Ekonomi dalam PJPT I”.
D. Perjanjian GATT 94 akan mengurangi hambatan perdagangan dunia.
E. Sektor Perumahan memperoleh Anggaran sebesar Rp 5,7 triliun.
34. Salah satu penulisan tanda baca berikut benar, yaitu..
A. Kata Paman. “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”.
B. Kata Paman: “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”.
C. Kata Paman, “Jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”.
D. Kata Paman, “Jangan lengah, Perhatikan baik-baik!”.
E. Kata Paman, “jangan lengah. Perhatikan baik-baik!”.
35. Susunan kata berikut masing-masing menggunakan huruf besar sesuai dengan EYD, KECUALI....
A. Selamat Tahun Baru        B. Yang maha pengasih
C. Selat Lombok                 D. Perdana Menteri
E. Semoga lekas sembuh
36. Kalimat-kalimat di bawah ini tidak baku, KECUALI....
A. Anak itu tidak ada kemampuan.
B. Terbakarnya rumah itu karena kompor meledak.
C. Yang tidak berkepentingan di larang masuk.
D. Anak-anak itu berpukul-pukulan.
E. Di sekolah murid-murid dilarang tidak bole memakai sandal.
37. Angka 20 ¾ dapat ditulis sebagai berikut....
A. duapuluh tigaperempat
B. dua puluh tiga perempat
C. dua – puluh – tiga perempat
D. dua – puluh – tiga – perempat
E. dua puluh tiga per empat
38.  Kalimat berikut manakah yang penggunaan tanda komanya benar?
A. Santi danu wina dan ratna, pergi ke sekolah bersama-sama.
B. Santi, danu, wina dan ratna pergi ke sekolah bersama-sama.
C. Santi, danu wina dan ratna pergi ke sekolah, bersama-sama.
D. Santi danu wina dan ratna pergi ke sekolah, bersama-sama.
39.  Kalimat berikut manakah yang penggunaan tanda komanya benar?
A. Ibu membeli daging sayur buah dan beras, di pasar.
B. Ibu, membeli daging sayur buah dan beras di pasar.
C. Ibu membeli daging sayur buah dan beras di pasar.
D. Ibu membeli daging, sayur, buah dan beras di pasar.
40.  Kalimat berikut manakah yang penggunaan tanda komanya benar?
       A. Di kebun, pak somat ada pohon rambutan salak apel dan durian.
       B. Di kebun pak somat ada pohon rambutan, salak, apel dan durian.
       C. Di kebun pak somat, ada pohon rambutan salak apel dan durian.
       D. Di kebun pak somat, ada pohon rambutan, salak, apel dan durian.